Masih ingat dengan Tonehighway? Kini mereka tampil dengan desain dan fasilitas baru. Kalau melihat akun Facebook mereka, perubahan tampilan dan fasilitas baru ini sepertinya mulai diterapkan akhir bulan Mei lalu.
Tonehighway memungkinkan pengguna mendengarkan koleksi musik (yang sebagian besar musik sidestream) sambil membaca berbagai informasi tentang pemusik tersebut. Info adalah biografi, jadwal acara, gambar dan beberapa informasi lain. Pengguna juga bisa membagikan musik favorit yang mereka dengar ke jejaring sosial pilihannya.
Tonehighway.com
Perubahan yang terjadi cukup besar karena mengubah hampir seluruh tampilan situs, termasuk juga cara pengguna berinteraksi dengan layanan. Jika sebelumnya tampilan berfokus hanya pada fitur pemutar lagu, kini tampilan lebih mirip jejaring sosial dengan 'bar' untuk memutar musik pada bagian bawah. Pemutar terus memainkan lagu saat pengguna menjelah informasi seputar pemusik yang lagunya sedang diputar.
Pada halaman awal Anda akan disuguhi tampilan yang lebih ramai dari Tonehighway sebelumnya. Di sini Anda bisa memilih berbagai fasilitas, memilih langsung artis dari foto profil mereka, melihat track lagu terakhir diputar oleh pengguna lain serta melihat daftar genre musik dan daftar pengguna yang terakhir aktif.
Anda bisa langsung memilih artis favorit Anda dan mendengarkan musik yang tersedia di Tonehighway. Desain dan tampilan pemutar musik kini terletak di bawah dan berbentuk bar memanjang. Efek gradasi menampilkan daftar lagu di playlist Anda, jadi ketika Anda menjelajah profil artis yang musiknya sedang diputar, tampilan ini tidak terlalu mengganggu.
Anda juga bisa membuat playlist dari berbagai track yang ada di koleksi Tonehighway. Tentunya Anda harus login untuk menikmati fasilitas ini. Selain itu ada juga fasilitas 'antrian' untuk memudahkan membuat daftar lagu yang menemani aktivitas berinternet Anda. Ini bisa jadi salah satu fasilitas yang akan saya sukai.
Kembali ke halaman awal, Anda juga bisa menjelajah berbagai fasilitas atau informasi lewat pilihan menu di bagian atas, termasuk pilihan untuk melihat dan membuat playlist. Tonehighway juga memberikan pilihan rekomendasi lagu bagi pengguna. Tidak lupa, ada juga fasilitas sosial seperti rekomendasi, menjadi fans pemusik tertentu atau 'Like".
Saya setuju dengan beberapa teman jika tampilan mereka yang terdahulu mengingatkan kita pada TheSixtyOne.com. Tampilan kali ini mirip dengan Groveshark. Tidak semua elemennya memang, tapi hanya playlist yang tampil di bagiah bawah serta cara menampilkan daftar track lagu. Namun seperti yang saya jelaskan sebelumnya, Tonehighway kini lebih mirip jejaring sosial dari pada hanya sebagai pemutar musik berbasis web.
Perubahan yang cukup menarik, meski kini tampilannya bagi saya menjadi terlalu ramai. Namun sepertinya Tonehighway mau mengambil pasar pengguna di Indonesia yang senang dengan elemen sosial. Ada banyak pilihan menu yang bisa dijelajah tidak hanya pemutar musik saja sebagai fasilitas utama.
Saya sendiri mencoba beberapa lagu dan kualitas suara koleksi musik yang ada cukup baik. Buffer time juga jauh lebih baik dari versi awal mereka, seperti yang pernah dituliskan di DailySocial, kini Anda bisa mengulang sebuah lagu di bagian tertentu.
Sayangnya loading di situs mereka masih cukup lambat dan tentu, jumlah koleksi harus selalu ditambah. Salah satu fasilitas yang saya tunggu adalah unduh dan beli lagu, yang tombolnya sudah ada namun belum bisa digunakan. Akan sangat menarik tentunya melihat bagaimana strategi Tonehighway dalam menerapkan fasilitas ini.
Ok, silahkan menuju ke Tonehighway untuk mencoba tampilan dan fasilitas baru di situs mereka dan jangan lupa untuk memberikan pendapat Anda pada kolom komentar.
DailySocial.net adalah sebuah blog yang membahas teknologi web dan internet dari dalam dan luar negeri, strategi perusahaan IT/Web global, dan juga memperkenalkan startup-startup Indonesia. Blog ini didirikan Rama Mamuaya.
Tonehighway memungkinkan pengguna mendengarkan koleksi musik (yang sebagian besar musik sidestream) sambil membaca berbagai informasi tentang pemusik tersebut. Info adalah biografi, jadwal acara, gambar dan beberapa informasi lain. Pengguna juga bisa membagikan musik favorit yang mereka dengar ke jejaring sosial pilihannya.
Tonehighway.com
Perubahan yang terjadi cukup besar karena mengubah hampir seluruh tampilan situs, termasuk juga cara pengguna berinteraksi dengan layanan. Jika sebelumnya tampilan berfokus hanya pada fitur pemutar lagu, kini tampilan lebih mirip jejaring sosial dengan 'bar' untuk memutar musik pada bagian bawah. Pemutar terus memainkan lagu saat pengguna menjelah informasi seputar pemusik yang lagunya sedang diputar.
Pada halaman awal Anda akan disuguhi tampilan yang lebih ramai dari Tonehighway sebelumnya. Di sini Anda bisa memilih berbagai fasilitas, memilih langsung artis dari foto profil mereka, melihat track lagu terakhir diputar oleh pengguna lain serta melihat daftar genre musik dan daftar pengguna yang terakhir aktif.
Anda bisa langsung memilih artis favorit Anda dan mendengarkan musik yang tersedia di Tonehighway. Desain dan tampilan pemutar musik kini terletak di bawah dan berbentuk bar memanjang. Efek gradasi menampilkan daftar lagu di playlist Anda, jadi ketika Anda menjelajah profil artis yang musiknya sedang diputar, tampilan ini tidak terlalu mengganggu.
Anda juga bisa membuat playlist dari berbagai track yang ada di koleksi Tonehighway. Tentunya Anda harus login untuk menikmati fasilitas ini. Selain itu ada juga fasilitas 'antrian' untuk memudahkan membuat daftar lagu yang menemani aktivitas berinternet Anda. Ini bisa jadi salah satu fasilitas yang akan saya sukai.
Kembali ke halaman awal, Anda juga bisa menjelajah berbagai fasilitas atau informasi lewat pilihan menu di bagian atas, termasuk pilihan untuk melihat dan membuat playlist. Tonehighway juga memberikan pilihan rekomendasi lagu bagi pengguna. Tidak lupa, ada juga fasilitas sosial seperti rekomendasi, menjadi fans pemusik tertentu atau 'Like".
Saya setuju dengan beberapa teman jika tampilan mereka yang terdahulu mengingatkan kita pada TheSixtyOne.com. Tampilan kali ini mirip dengan Groveshark. Tidak semua elemennya memang, tapi hanya playlist yang tampil di bagiah bawah serta cara menampilkan daftar track lagu. Namun seperti yang saya jelaskan sebelumnya, Tonehighway kini lebih mirip jejaring sosial dari pada hanya sebagai pemutar musik berbasis web.
Perubahan yang cukup menarik, meski kini tampilannya bagi saya menjadi terlalu ramai. Namun sepertinya Tonehighway mau mengambil pasar pengguna di Indonesia yang senang dengan elemen sosial. Ada banyak pilihan menu yang bisa dijelajah tidak hanya pemutar musik saja sebagai fasilitas utama.
Saya sendiri mencoba beberapa lagu dan kualitas suara koleksi musik yang ada cukup baik. Buffer time juga jauh lebih baik dari versi awal mereka, seperti yang pernah dituliskan di DailySocial, kini Anda bisa mengulang sebuah lagu di bagian tertentu.
Sayangnya loading di situs mereka masih cukup lambat dan tentu, jumlah koleksi harus selalu ditambah. Salah satu fasilitas yang saya tunggu adalah unduh dan beli lagu, yang tombolnya sudah ada namun belum bisa digunakan. Akan sangat menarik tentunya melihat bagaimana strategi Tonehighway dalam menerapkan fasilitas ini.
Ok, silahkan menuju ke Tonehighway untuk mencoba tampilan dan fasilitas baru di situs mereka dan jangan lupa untuk memberikan pendapat Anda pada kolom komentar.
DailySocial.net adalah sebuah blog yang membahas teknologi web dan internet dari dalam dan luar negeri, strategi perusahaan IT/Web global, dan juga memperkenalkan startup-startup Indonesia. Blog ini didirikan Rama Mamuaya.
RSS Feed
Twitter
Jumat, Agustus 05, 2011
Unknown

0 komentar:
Posting Komentar